Ikhlas itu berat ya? Lebih berat daripada rindunya Dilan ke Milea (eeaa..), saya yakin sampai sekarang masih banyak dari kita yang suliiiitt mengikhlaskan sesuatu yang terlepas dari tangan kita.
Suami ditelikung partner bisnisnya di luar kota.. Saya yang mencak-mencak, pengen rasanya nggaruk muka si tukang telikung pake garpu taman. Suami bilang, "Alhamdulillah, diambil hikmahnya aja. Kalau aku kerjasama terus dengan dia, kan kita bakal LDR an terus."
Saya jualan barang, tak lama seorang teman dekat ikut jual barang yang sama dengan harga yang lebih murah dan dikemas lebih baik. Pelangganku akhirnya pindah ke lain hati. Hati rasanya nggondok dan mangkel, dua hari sang teman tidak kusapa. Hari ketiga terpaksa menyapa walaupun hati masih tidak ikhlas, jengkel karena merasa ditelikung.
Lagi-lagi suami yang ngingetin,"Sing ikhlas kalau pelangganmu hilang, rejeki itu Allah yang atur. Kamu juga harus koreksi diri. Apa sih kelebihan dia dibanding kamu? Kamu jualan kan apa adanya, sedangkan dia? Banyak kelebihannya. Barang sama tapi harga lebih murah, kemasannya juga apik. Wajar kalau banyak yang lari ke dia."
Ikhlaskanlah hati saat mengalami masalah, yakinlah pasti ada hikmah yang dapat kita ambil untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar