Rabu, 12 September 2018

Mengapa Aku Ingin Menulis?



Bagiku, penulis itu adalah seorang yang keren. Bagaimana tidak? Dia mampu menerjemahkan semua yang ada di dalam hati dan pikirannya pada saat itu ke dalam bentuk tulisan, sehingga orang yang membaca hasil karyanya dapat memahami apa maksud dan keinginannya.

Tentang penulis fiksi, mereka akan membawa para pembacanya ikut mengembara ke dalam dunia imajinasinya, mengarungi samudera, menjelajahi dunia, terbang melintasi awan, hingga akhirnya mendarat dengan nyaman di padang rumput penuh bunga. Emosi pun terbawa sesuai alur cerita. Ikut marah, sedih, menangis, tertawa, seakan-akan pembacalah yang menjadi tokoh di dalam ceritanya.

Siapa yang tidak kenal Bung Karno dan Bung Hatta? Motivator kebangsaan kita. Bapak negara yang hasil tulisannya menjadi inspirasi bagi rakyat Indonesia. Bahkan kedua proklamator ini harus mendekam di dalam penjara dan diasingkan sebab penjajah Belanda takut akan tulisan-tulisannya yang tajam dan provokatif, karena rakyat Indonesia menjadi terbakar semangat perjuangannya setelah membaca tulisan mereka.

Aku pun ingin seperti para penulis ini. Aku ingin orang-orang mengerti apa yang ada dalam hati dan pikiranku. Aku ingin bersama mereka merasakan bahagia, bersyukur, bersedih, menangis, dan tertawa. Aku ingin membagi pengalaman dan pengetahuan yang berguna kepada mereka. Aku ingin menjadi penulis yang membawa manfaat bagi para pembacaku.

Apabila aku menulis fiksi, aku ingin mereka merasakan betapa indahnya jatuh cinta, sakitnya ditinggalkan, dan damainya keikhlasan. Akan kuajak mereka menaiki perahu bulan, memetik bintang, menikmati hangatnya mentari dan lembutnya awan.

Apabila aku ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan yang berguna, akan kupastikan bahwa mereka benar-benar mendapat manfaat dari tulisanku. Aku ingin menjadi penulis yang hasil tulisannya dapat menjadi motivator dan pemacu semangat bagi para pembaca untuk melangkah maju ke arah yang lebih baik. Kegiatan menulis ini akan aku jadikan kegiatan beribadah dan ladang mencari pahala yang sebanyak-banyaknya.

Agar hasil tulisanku semakin bagus dan enak dibaca, maka aku harus selalu konsisten dalam melakukan kegiatan menulis. Mengikuti kelas menulis online dan berbagai tantangan menulis dapat membantuku mengasah kemampuan. Salah satunya, ikut dalam komunitas one day one post. Harapanku semoga selama dan setelah mengikuti tantangan ini, kemampuan menulisku akan semakin tajam terasah sehingga keinginanku menjadi penulis yang bermanfaat pun dapat tercapai.

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar