Sabtu, 24 November 2018
Kekasih Rahasia
"Kau masih mau memaafkanku, Sinta? Walaupun aku telah membuat hatimu terluka karena ulahku?"
"Hati ini sudah menjadi milikmu, Mas. Walaupun berpuluh-puluh luka sudah kau torehkan di atasnya, tapi aku akan tetap memaafkanmu. Engkau adalah kekasihku, cinta sejati dalam hidupku. Aku tidak akan sanggup bila hidup tanpamu."
Sandi menatap Sinta dengan tatapan tidak percaya. Terbuat dari apa hati gadis ini? Betapa tulus cintanya kepadaku sehingga semudah itu dia memaafkanku. Seandainya dia yang menjadi isteriku, dan bukan Dewi, tentu aku akan menjadi lelaki paling beruntung di dunia. Sebenarnya aku berniat untuk menceraikan Dewi dan menikahi Sinta. Tapi belum sempat kuutarakan niat itu, Dewi memberiku kabar gembira. Dia hamil, kami akan segera punya anak. Aku tahu hati Sinta sangat terluka ketika kuberitahukan kabar ini dua minggu yang lalu. Bahwa akhirnya aku tidak mungkin menceraikan Dewi.
Sinta tersenyum, dia seolah mengerti arti tatapan Sandi. "Aku rela menjadi kekasih rahasiamu asalkan kita dapat terus bersama. Bisa bertemu denganmu setiap hari saja aku sudah sangat bahagia. Sekarang pulanglah, rawat isterimu. Aku sudah memasak bubur ayam kesukaanmu. Makanlah bersama-sama dengan isterimu. Dia harus makan yang banyak dan bergizi bukan?" Sinta mengangsurkan rantang berisi bubur ayam ke arah Sandi, dan mengantarnya sampai pintu gerbang.
Setelah Sandi menghilang dari pandangan, Sinta masuk ke dalam kamar, mengambil koper yang sudah disiapkannya, dan memesan taksi online. Tujuannya:bandara. Sambil mengunci pintu rumah, Sinta tersenyum. "Dasar lelaki goblok, kau pikir aku sudi terus-terusan dijadikan pelarianmu? Nikmatilah bubur ayam terakhirmu bersama isteri dan calon anakmu, dan berkumpullah kalian di alam baka."
Taksi online tiba. Sebelum masuk ke dalam mobil, Sinta mencopot kartu SIM gawainya, merusak dan membuangnya ke saluran air. Bersamanya, dibuang juga bungkus bekas racun tikus yang tadi telah dicampurkan ke dalam bubur ayam. Bungkus itu hanyut menuju sungai bersama kotoran lainnya.
#OneDayOnePost
#KelasFiksiODOP_6
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ada rahasia nggak ya di balik enaknya bubur ayam itu? Aku suka bubur ayam soalnya
BalasHapus