Sabtu, 06 Oktober 2018

PENGAGUM RAHASIA

"Miraaa! Si Beni kirim bunga lagi!" Keke menandatangani tanda terima dari toko bunga dan menerima kirimannya. Setangkai bunga mawar putih yang sangat indah.

Mira segera keluar kamar dan menghampiri Keke, teman satu kosnya. Sambil tersenyum diraihnya bunga mawar yang diangsurkan Keke kepadanya, bersama dengan sehelai kartu yang bertuliskan "Dari Beni, pengagummu",  dan kembali masuk ke kamar. Di atas mejanya, tampak dua tangkai mawar tersusun di dalam gelas kaca berisi air. Mira memasukkan mawar ketiga yang diterimanya siang ini ke dalam gelas kaca itu.

Keke ikut masuk ke dalam kamar, dan mulai berceloteh. "Mira, Beni itu siapa? Manis banget sih, tiap hari kirim bunga untukmu. Teman seangkatan kita gak ada yang namanya Beni, apa kakak tingkat? Apa dia mahasiswa fakultas lain? Atau teman SMA mu dulu? Ayo cerita dong!"

Mira hanya tersenyum penuh rahasia. Tidak satu kata pun keluar dari mulutnya. Lelah bertanya dan tidak mendapatkan jawaban, akhirnya Keke keluar kamar dan mulai bergosip dengan teman satu kos lainnya. Cerita tentang Mira yang setiap hari mendapat kiriman bunga dari seorang pria bernama Beni kemudian menyebar di seluruh penghuni kos. Bahkan berkat kelincahan lidah Keke, berita itu kemudian menyebar di area kampus.

Maka terkenallah Mira. Gadis pendiam dan tidak menarik itu ternyata mempunyai pengagum rahasia. Sebagian besar gadis di kampus merasa iri kepadanya. Banyak pertanyaan yang muncul di kepala mereka. Bagaimana mungkin gadis yang tidak menarik seperti dia punya seorang pengagum rahasia? Siapakah Beni sebenarnya? Sementara di rumah kosnya, setiap hari Mira mendapat setangkai mawar dari Beni.

"Mira, bunga mawar lagi!" Kali ini Tania, teman satu kosnya yang lain yang berteriak. Mira pun menerimanya dan langsung masuk ke kamar. Di dalam kamar, Mira mengeluarkan korek api dan mulai membakar beberapa lembar kertas kecil yang ia keluarkan dari dalam tasnya. Kertas-kertas nota yang dia dapat dari toko bunga sebagai bukti pembelian setangkai bunga mawar putih disertai permintaan sebuah kartu bertuliskan "Dari Beni, pengagummu."

#Komunitasonedayonepost
#ODOP_6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar