Malam ini diajak pak bojo (👨) ke toko listrik untuk beli kabel olor (baca: roll cable). Muter-muter pasar, ketemu Toko A (👦)
👨: "Mas, ada kabel olor?
👦:"Ada (sambil mengeluarkan barang yang kami maksud dari dalam etalase). Harganya 50 ribu."
👨:"Ada yang kabelnya lebih tebal dari ini gak?"
👦:"Ada, mahal tapi." (sambil mengeluarkan barang lainnya)
👨:"Wuik, gedene wadahe, Mas. Sing kabele tebel ngene tapi cilik wadahe ono opo ora?"
👦:"Gak ono, Mas." (langsung bergegas pergi menghampiri kastamer lainnya)
Kami pun akhirnya pergi, tidak jadi beli di toko A. Kami pindah ke toko B (👴)
👨: "Ko, ada kabel olor?
👴:"Ada (barang yang sama dengan Toko A). Harganya 50 ribu."
👨:"Ada yang kabelnya lebih tebal dari ini gak?"
👴:"Gak ada, soalnya mahal, harganya di atas seratus. Gak laku." (Buset, ketus amat ni orang!)
👨:"Ya udah, Ko. Makasih!"
👴:Gak pake ngomong, langsung masuk ke dalam.
Hmmm... Ora maneh-maneh marani tokone wong iki (terjemahan: Gak bakal datang lagi ke tokonya orang ini)
Keliling-keliling lagi.. Berhentilah kami di toko C.
👨: "Cik, ada kabel olor?"
👩:"Ada, Om. (barang yang sama dengan Toko A dan B). Harganya 55 ribu."
👨:"Ada yang kabelnya lebih tebal dari ini gak?"
👩:"Gak ada, Om. Tapi pake ini aja lo kuat, Om. Kabelnya ini tebelnya cukupan kok. Ini lo dipake anak saya buat ngecas hape, laptop.. Ini colokannya kabel olor dipasangi "T" sampe penuh. Ya hape, laptop, vcd, kipas angin, emboh opo maneh. Kuat, Om. Harganya gak mahal, tapi merk ini terkenal, gak gampang rusak. Gak pernah ada yang komplain kok. Saya aja beli banyak, pake buat rumah saya, rumahnya adik-adik saya... Semuanya gak ada masalah, Om."
Akhirnya kami pun beli di toko C. Padahal barangnya sama, dan harganya lebih mahal lo dari dua toko sebelumnya.
Dapatkah kalian menangkap pelajaran dari kisah saya di atas? Sayapun mendapat pelajaran dari Toko A, B, dan C.
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
kartikaaaa...iki opo ndaaa... kok enek kastamee, mas bojo, enek emojine pisan
BalasHapus..???