Minggu, 02 Desember 2018
Sahabat Sejati
Joni sudah duduk berjam-jam di bangku itu. Pandangannya tampak kosong menatap di kejauhan. Wajahnya tampak lelah, berhari-hari dia hanya duduk menangisi nasib buruknya. Sekarang rasanya kering sudah airmatanya, tak sanggup lagi dia menangis.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku bangkrut gara-gara penipu itu. Hutangku menumpuk. Kekasihku pergi meninggalkanku, membatalkan rencana pernikahan kami. Semua orang yang aku anggap teman, telah lari menjauh karena aku tidak kaya lagi. Hidupku sudah tak berguna," Joni mengeluh dalam hati.
Tiba-tiba, Joni merasakan bahunya disentuh oleh seseorang. Dia menoleh ke belakang, Bram, sahabat masa kecilnya, sedang tersenyum kepadanya. Senyuman yang paling tulus yang pernah dilihat sejak Joni mengalami kebangkrutan. "Ayo, Jon. Bangkitlah, jangan terpuruk begini. Masih ada aku, sahabatmu, yang akan selalu menemanimu. Lupakan kesedihanmu, mulailah hidup yang baru lagi."
Joni merasa malu. Bertahun-tahun dia merasa mempunyai banyak teman, tapi di saat jatuh ternyata sahabat sejatinya cuma Bram. Seorang sahabat masa kecil yang kekasihnya telah direbut oleh Joni demi kepuasan duniawi belaka.
#kelasfiksiodop
#ODOP_6
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar