Selasa, 13 November 2018
Si Badut
"Nduk, bapak pinjam si Badut ya? Mau dijual, buat biaya berobat nenek. Nanti kalau sudah punya uang, bapak belikan kambing yang baru."
Aku hanya mengangguk lesu. Mataku tak putus memandang bapak yang berjalan menuju kandang si Badut, kambing kesayanganku. Bapak kemudian mengeluarkannya dari kandang dan menggiringnya menuju rumah pak Suryo, majikan baru Badut kelak.
Nenekku bekerja mengurus kambing-kambing milik pak Suryo. Ketika salah satu kambingnya beranak, pak Suryo memberikan anak kambing itu untuk nenek. Oleh nenek, anak kambing itu, yang kemudian kuberi nama Badut, diberikan kepadaku sebagai hadiah ulangtahun. Sekarang nenekku tersayang sedang terbaring sakit di tempat tidur. Tubuhnya kian hari kian kurus dan lemah. Bapak berencana membawanya ke dokter untuk memeriksakan penyakitnya.
Hatiku sedih kehilangan Badut, tapi walaupun begitu aku tidak merasa kecewa. Harapanku uang hasil penjualan Badut bisa digunakan untuk membiayai pengobatan nenekku tercinta.
#ODOP_6
#KelasFiksi
#TantanganDomesticDrama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ini fiksinya kaya kisah nyata ya Mbak.
BalasHapus