Assalamualaikum Bunda, sudahkah menyiapkan menu untuk hidangan bagi keluarga tercinta? Apapun yang Bunda siapkan, jangan lupa selalu menyertakan sayur dan buah-buahan di dalam daftarnya ya?
Kenapa sih, sayur dan buah harus selalu ada di dalam komposisi makanan kita?
Sayur dan buah mengandung vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Vitamin A, C. E, Magnesium, Seng, Kalium, Fosfor, dan Asam Folat merupakan beberapa vitamin dan mineral penting yang banyak terkandung di dalamnya. Selain memenuhi gizi kita, kandungan ini juga dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit seperti menurunkan tekanan darah, mencegah osteoporosis, dan berbagai macam penyakit lainnya.
Kandungan serat dalam sayur dan bah-buahan juga dapat mencegah berbagai penyakit terutama yang berhubungan dengan pencernaan. Serat dapat menurunkan kolesterol, mengontrol gula darah, dan melancarkan sistem pencernaan. Serat juga sangat baik untuk program diet, karena membuat kita kenyang lebih lama.
Kandungan nutrisi pada sayur dan buah dapat berbeda-beda berdasarkan warnanya. Sayur dan buah yang berwarna merah mengandung likopen yang dapat membantu tubuh melawan kanker tertentu seperti kanker prostat, juga melawan penyakit jantung. Lutein dan Zeaxanthin terkandung dalan sayur dan buah yang berwarna hijau, zat-zat ini dapat membantu mencegah penyakit mata akibat usia, seperti katarak. Sayur dan buah yang berwarna ungu dan biru, mengandung Antosianin, yang juga zat pencegah kanker. Demikian juga sayur dan buah yang berwarna putih, yang mengandung zat Sulforaphane.
WHO dan Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan bahwa paling sedikit kita harus makan sayur dan buah sebanyak lima porsi per hari, atau kurang lebih 400 gram sehari. Masalah yang sering kita temui sekarang ini, banyak anak yang tidak menyukai sayuran. Bagaimana cara menyiasatinya?
Sekadar sharing, awalnya anak saya pun semuanya tidak ada yang menyukai sayuran. Dengan usaha keras dan sedikit memaksa, akhirnya mereka mau menerima beberapa jenis sayuran seperti bayam dan wortel. Agar mau mengkonsumsi bayam, sayuran tersebut saya masak menjadi sayur bening yang segar rasanya, apalagi jika ditambahkan dengan beberapa potong jagung manis. Sedangkan untuk wortel, sayuran tersebut saya masak menjadi sop, dikombinasikan dengan sayuran lain seperti kubis dan buncis.
Bagaimana dengan sayuran lainnya?
Agar anak saya terbiasa merasakan jenis sayuran selain bayam dan wortel, maka saya membuat masakan olahan lainnya, bubur Menado, yaitu campuran bubur nasi dengan aneka sayuran seperti kangkung, labu merah, jagung manis, daun gedi, dan kemangi. Diberi bumbu berupa garam dan batang serai, jenis masakan ini ternyata sangat disukai oleh anak-anakku. Mungkin Bunda di rumah bisa mencoba resep saya ini, siapa tahu mereka sangat menyukainya.
Tentang buah- buahan, saya tidak pernah merasa kesulitan memberikan aneka buah kepada anak saya. Tapi untuk bunda yang anaknya sulit makan buah, mungkin penyajiannya bisa divariasi misalnya dibuat jus, agar-agar atau puding, ataupun manisan buah.
Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menambah asupan sayur dan buah dalam menu sehari-hari, jadi jangan menunda- nunda untuk memberikan sayur dan buah bagi keluarga kita ya, Bund?
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#Tantangan 7 / lomba blog

Kandungan nutrisi pada sayur dan buah dapat berbeda-beda berdasarkan warnanya. Sayur dan buah yang berwarna merah mengandung likopen yang dapat membantu tubuh melawan kanker tertentu seperti kanker prostat, juga melawan penyakit jantung. Lutein dan Zeaxanthin terkandung dalan sayur dan buah yang berwarna hijau, zat-zat ini dapat membantu mencegah penyakit mata akibat usia, seperti katarak. Sayur dan buah yang berwarna ungu dan biru, mengandung Antosianin, yang juga zat pencegah kanker. Demikian juga sayur dan buah yang berwarna putih, yang mengandung zat Sulforaphane.
WHO dan Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan bahwa paling sedikit kita harus makan sayur dan buah sebanyak lima porsi per hari, atau kurang lebih 400 gram sehari. Masalah yang sering kita temui sekarang ini, banyak anak yang tidak menyukai sayuran. Bagaimana cara menyiasatinya?
Sekadar sharing, awalnya anak saya pun semuanya tidak ada yang menyukai sayuran. Dengan usaha keras dan sedikit memaksa, akhirnya mereka mau menerima beberapa jenis sayuran seperti bayam dan wortel. Agar mau mengkonsumsi bayam, sayuran tersebut saya masak menjadi sayur bening yang segar rasanya, apalagi jika ditambahkan dengan beberapa potong jagung manis. Sedangkan untuk wortel, sayuran tersebut saya masak menjadi sop, dikombinasikan dengan sayuran lain seperti kubis dan buncis.
Bagaimana dengan sayuran lainnya?
Agar anak saya terbiasa merasakan jenis sayuran selain bayam dan wortel, maka saya membuat masakan olahan lainnya, bubur Menado, yaitu campuran bubur nasi dengan aneka sayuran seperti kangkung, labu merah, jagung manis, daun gedi, dan kemangi. Diberi bumbu berupa garam dan batang serai, jenis masakan ini ternyata sangat disukai oleh anak-anakku. Mungkin Bunda di rumah bisa mencoba resep saya ini, siapa tahu mereka sangat menyukainya.
Tentang buah- buahan, saya tidak pernah merasa kesulitan memberikan aneka buah kepada anak saya. Tapi untuk bunda yang anaknya sulit makan buah, mungkin penyajiannya bisa divariasi misalnya dibuat jus, agar-agar atau puding, ataupun manisan buah.
Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menambah asupan sayur dan buah dalam menu sehari-hari, jadi jangan menunda- nunda untuk memberikan sayur dan buah bagi keluarga kita ya, Bund?
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#Tantangan 7 / lomba blog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar