Sabtu, 27 Oktober 2018

Mengatasi Perbedaan

Tidak ada orang yang benar-benar sama. Bahkan sepasang kembar identik pun pasti memiliki perbedaan, apalagi antara suami dan istri yang masing-masing terlahir dari keluarga yang berbeda. Dalam hal hobi misalnya, ada seorang suami yang menyukai kegiatan di luar rumah, sedang si istri lebih suka duduk sambil membaca buku di dalam rumah. Sifat seorang suami yang pendiam bisa jadi bertolak belakang dengan sang istri yang sangat suka berbicara.

Dalam perbedaan yang serius, bisa jadi hal ini menjadi pemicu perselisihan yang dapat merugikan hubungan pernikahan.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menghindari perselisihan yang timbul akibat perbedaan ini? Beberapa hal yang mungkin bisa dilakukan antara lain:

1. Saling mendukung. Rizal bercerita bahwa Rheina istrinya tidak suka sepak bola, akan tetapi setiap ia menonton pertandingan di stadion, Rheina selalu ikut bahkan turut bersorak dengannya. Sebaliknya, Rheina suka ke perpustakaan, maka Rizal pun menemaninya ke sana selama yang Rheina mau.

2. Menerima pendapat dan saran. Pendapat pasangan kita bisa saja berbeda dengan pendapat kita, tapi itu belum tentu salah. Jika kita berpikir hanya ada satu cara efektif untuk melakukan sesuatu, setelah kita mendengarkan sarannya maka kita akan sadar bahwa ada cara lain untuk melakukan sesuatu dan itu ada manfaatnya.

3. Hindari pikiran "Kami tidak cocok karena kami berbeda." Semakin kita berpikir begitu, kita akan terus menemukan alasan untuk mendukung hal itu. Sebaliknya, mari kita jadikan perbedaan itu sebagai variasi yang indah dalam pernikahan.

#Komunitasonedayonepost
ODOP_6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar